KABARINDAH.COM, Sukabumi— Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 tingkat Kota Sukabumi berlangsung meriah di kawasan Car Free Day (CFD), Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, Ahad (27/9/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya diisi aktivitas olahraga bersama, tetapi juga melibatkan masyarakat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sejumlah perangkat daerah yang menghadirkan pelayanan publik.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki meninjau langsung kegiatan tersebut sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Sementara Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana hadir pada pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.
Sejumlah kegiatan digelar dalam rangkaian Harhubnas 2026, mulai dari olahraga bersama, penanaman pohon tabebuya, peninjauan stan UMKM, pelayanan publik, hingga pembagian hadiah atau doorprize bagi masyarakat. Sebanyak 80 UMKM turut meramaikan kegiatan tersebut. Kehadiran pelaku UMKM menjadi bagian dari upaya menghidupkan aktivitas ekonomi sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati CFD.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti CFD sekaligus rangkaian peringatan Harhubnas. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas bersama.
“Hari ini di Kota Sukabumi dimeriahkan dengan car free day yang begitu riang gembira. Terima kasih,” ujar Ayep. Ia menyebut keberadaan puluhan UMKM turut menambah semarak kegiatan Harhubnas tahun ini.
Selain itu, masyarakat dapat mengikuti berbagai aktivitas olahraga, termasuk senam pagi.”Tadi ada juga 80 UMKM yang memeriahkan Hari Perhubungan Nasional. Juga seperti biasa olahraga-olahraga, senam pagi dan lain sebagainya,” katanya.
Ayep mengatakan dirinya telah hadir sejak pukul 06.00 WIB dan melihat antusiasme masyarakat tetap tinggi hingga sekitar pukul 07.00 WIB. “Tadi saya datang sini jam 6 pagi, sekarang jam 7 masih ramai, oke? Dan sampai jam 9 ya? Terus dua jam lagi. Sukses Perhubungan Kota Sukabumi,” ujarnya.
Selain menjadi momentum memperingati Harhubnas, kegiatan tersebut memperlihatkan pemanfaatan ruang publik sebagai tempat berolahraga, berinteraksi, memperoleh pelayanan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui UMKM.
