KABARINDAH.COM, Sukabumi—Harga daging ayam broiler di sejumlah pasar tradisional Kota Sukabumi mulai mengalami kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, Senin (13/7/2026), harga ayam broiler naik Rp 1.000 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya.
Pemantauan harga bahan pokok dan penting (bapokting) dilakukan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siaga Bapokting) di dua pasar utama, yakni Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede.
Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan harga daging ayam broiler kini berada di angka Rp 37.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 36.000 per kilogram. “Untuk pemantauan hari ini, komoditas yang mengalami perubahan harga hanya daging ayam broiler. Sementara komoditas lainnya masih terpantau stabil,” katanya.
Rifki menjelaskan, sejumlah bahan pokok lainnya belum mengalami perubahan harga. Telur ayam masih dijual Rp 25.000 per kilogram, cabai merah besar TW Rp 40.000 per kilogram, daging sapi Rp 150.000 per kilogram, serta minyak goreng kemasan di pasar tradisional bertahan di harga Rp 22.000 per liter.
Diskumindag Kota Sukabumi terus melakukan pemantauan harga secara berkala melalui Siaga Bapokting sebagai upaya memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran. Hasil pemantauan tersebut juga menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengantisipasi potensi gejolak harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.
