BPBD Kota Sukabumi Kenalkan Simulasi Vertical Rescue hingga Animal Rescue ke Santri

KABARINDAH.COM, Sukabumi—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mengisi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Yayasan Madani, Tegallega, Kota Sukabumi, Sabtu (18/7/2026). Melalui edukasi yang dikemas secara interaktif, para santri diperkenalkan pada berbagai teknik dasar penanggulangan bencana sekaligus diajak mengikuti simulasi penyelamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Yoseph Sabaruddin mengatakan, pembelajaran kebencanaan tidak cukup hanya disampaikan melalui teori. Karena itu, personel BPBD menghadirkan materi yang dipadukan dengan praktik lapangan agar lebih mudah dipahami para peserta.

Dalam kegiatan tersebut, santri diperkenalkan dengan Vertical Rescue, yakni teknik penyelamatan di medan vertikal atau ketinggian, serta Animal Rescue, berupa pengenalan dan penanganan satwa liar maupun satwa yang berpotensi membahayakan.

“Melalui simulasi langsung, para santri dapat memahami langkah-langkah dasar yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat. Harapannya, mereka tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan sejak dini,” ujar Yoseph.

Ia menuturkan, edukasi kebencanaan merupakan bagian dari upaya BPBD Kota Sukabumi membangun budaya sadar bencana di kalangan generasi muda. Sekolah dinilai menjadi salah satu tempat yang strategis untuk menanamkan pemahaman mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.

Menurut Yoseph, pembentukan karakter tangguh terhadap bencana perlu dilakukan sejak usia sekolah. Dengan demikian, para pelajar diharapkan mampu bersikap tenang, tanggap, dan mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat di lingkungan sekitarnya.

BPBD Kota Sukabumi juga mengapresiasi antusiasme para santri dan pihak Yayasan Madani selama mengikuti rangkaian kegiatan. Interaksi yang aktif selama penyampaian materi hingga simulasi menjadi modal penting untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya mitigasi bencana.

Exit mobile version